Retak di Dunia, Gugur di Kaca: "Kita"
RE
10:22 PM
Bagaimana dengan kecupan malammu: apakah masih terlampau dingin?
Jejakmu masih bisu saat kusapa dengan rindu
lalu, aku merangkumnya menjadi satu
ke dalam sebuah Sabtu
bersama nyeri dan hasrat yang enggan meragu
kelelahan adalah masa lalu
saat kamu tertidur di pelukanku
pada detak jam yang melupa waktu
satu per satu kenangan runtuh di tubuhku.
Bagaimana pelukan pagimu: apakah masih terasa sejuk?
Melipat mimpi, menafkahi sepi
Kamu (dan aku) menyesatkan diri dalam pergi.
Bagaimana senyuman senjamu: apakah masih terlihat melodius?
Bertemu retak dunia, gugur di kaca.
: “Kita”.
Thanks for reading
Retak di Dunia, Gugur di Kaca: "Kita"
Labels: #pagisuram #ceritasuram , #prosa
« Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next »
Next Post »
Next Post »

0 comments :
Post a Comment