Memikirkan dan Berhenti
RE
7:51 PM
Aku memikirkan senyum yang tak pernah berakhir dikala handphone berbunyi dan menampilkan persan ucapan selamat pagi, kala itu yang sedang terpikirkan adalah petualangan apa yang terjadi pada mimpiku semalam, ada hal hal yang amat ku benci, seperti berpetualang tanpa membawa peta dan kompas, ketika kita berpisah dan saling tersesat, Aku dan kau telah menciptakan kehilangan demi pertemuan baru yang lebih baik. Dan ternyata pertemuan itu amatlah singkat, ya sesingkat apapun itu kau telah menghargai waktu ku yang menyayangimu, walau aku tau kalau, suatu saat kita akan menjadi sepasang asing lagi.
Aku memikirkan tentang indahnya kembang api, yang pada awalnya indah meriuhkan harap, namun meredup terlalu cepat. ku harap bukan persaan ini yang terjadi kelak kau ingin membenci. Karena bagiku membenci bukanlah hal yang baik untuk dilakukan, hanya aku berfikir kalau saat kau membenci akulah yang harus berusaha mengenalmu sebagai orang yang baru atau sebaliknya.
Aku memikirkan caranya mememuk dirimu, walau aku tak pernah memeluk dirimu tapi suatu waktu siap memeluk berarti siap melepas, dan aku tak akan melepas pelukan itu, walau melepas dalam hal ini merelakan saat kau menjauh dan merasa dekat ketika kau hilang dan mencoba kembali.
Dari tiga hal diatas caraku memikirkanmu ada waktunya aku berhenti dan duduk sendiri, melihat senyum lebar dirimu bersama seseorang, dan berikan aku waktu pula untuk duduk berdua bersamamu, menatap senja dan tolong izinkan aku untuk memeluk erat dirimu sambil mengucapkan "Mungkin aku harus berhenti, bukan untuk menunggu lagi"
Thanks for reading
Memikirkan dan Berhenti
Labels: #ceritasuram , #pagisuram , #tentangkamu
« Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next »
Next Post »
Next Post »

0 comments :
Post a Comment